Bibir dong…”. Guratan kepuasan terpancar di wajah Cinta. Bokep Tante “Sekarang ini Om adalah pelanggan kamu dan kamu sepenuhnya berhak menentukan apakah menerima atau menolak tawaran Om”. Ciuman pun kembali mendarat di bibir Cinta. Cinta sendiri hanya memandang kearah Om Ridwan. Cinta tidaklah kebetulan berada di hotel berbintang itu. Dalam hati ia mencoba berpikir positif terhadap ayah dari sahabat karibnya ini.“Oh ada apa Om?”. Jadi Om Ridwan bukanlah sosok yang asing dimata Cinta. Sejenak Cinta berpikir. Dalam hati Cinta terbersit rasa was-was apabila harus bertemu lagi dengan Om Ridwan setelah kejadian ini.“Yuk..”, Cinta sedikit terkaget namun dengan cepat bisa mengusai diri. Bayi besar bernama Om Rudi.“Om masih boleh kan nelpon kamu lagi?”.




















