“Woi!” teriak salah satu anak dari gerombolan itu dengan kasar. Malam semakin larut. Bokep Tobrut Meskipun hujan membuatku gigil, atau panas yang datang tak tanggung-tanggung. Oleh karenanya, aku betah berdiri berlama-lama di sini. Aku langsung ingin mengutuk diri. Aku yang bisa dikatakan sedikit menggigil memperhatikan mobil, motor, becak, andong, bajaj, hingga truk lalu lalang. Kepalanya jatuh tepat di sisi trotoar. Seperti biasa, aku berdiri di tempat ini, di dekat tiang nama jalan yang bertuliskan Jalan Merdeka Raya. Anak laki-laki itu juga ikutan merokok. Tapi seperti yang aku katakan, aku tetap bertahan pada tempatku berdiri. Kita ke sana!” Salah satu anak berambut keriting mengajak anak laki-laki itu ke suatu tempat.




















