Kemudian kugoyang pinggulku maju mundur perlahan. “Jangan hiraukan suara lain selain suaraku”, kataku. Bokeb Aku dorong selaput daranya hingga robeklah dia. Aku bisa mendengar suara tenggorokannya menelan sesuatu. “Aden, Denok cinta ama aden, sangaaaat cinta”, katanya. “Buka mulutnya”, kataku. Sementara celanaku sudah sesak, aku pun terpaksa melepaskan semua bajuku sekalian. Aku lalu menyentuhnya, kuremas dan kutekan putingnya itu. “Ya Den”, katanya. Aku lalu keluar kamarnya dan masuk ke kamarku. Mbak ratih menggelinjang. “Pernah”, jawabnya. Aku bingung juga nih. Tapi nikmat banget. “Iya, iya”, katanya. Pejuku muncrat di dalam rahimnya. Aku arahkan penisku ke mulut Denok. Ia buka bajunya. “Sudah lihat saja itu gambarnya, mulai ya?”, kataku.




















