Sementara bapaknya keluar kamar hanya berhanduk duduk depan Fasa sambil tersenyum.“Gimana sekolahnya Fasa?”
“Emmm… Fasa harus ikut les malem bapak”
“Kapan?”
“Mulai malam ini”
“Jam berapa mulainya?”
“jam lima sampai jam delapan malam”
“Bayar berapa?”
“Seratus ribu sebulan”
“Nanti bapak kasih kamu uang”Fasa hanya tersenyum. Dewi membuka pintu.Fasa nongol di depan pintu dengan seorang Pria berkulit hitam yang tinggi dan berbadan kekar. Bokep Ojol Fasa sampe malu”
“Terus Fasa ngapain?” tanya ibunya. Dia genggam kuat-kuat. Rambutnya kusut, mukanya merah. Pagi itu sebelum pergi sekolah, Fasa meminta ibunya mengocok burungnya sekali.“Kenapa sih, selalu minta diginiin sebelum pergi ke sekolah?” sambil tangannya membuka resleting celana anaknya yang masih duduk di meja makan. Partodi diam, karena dia yang ngasih tau Dewi bahwa mereka pelakunya.




















