Penasaran akan hal itu, saya mencoba mencuatkan kepalaku keluar dari tirai pembatas counter. Bokep Montok itu.. Kulahap segera seperti mengulum permen loli yang besar sekali. Saat dia melakukan serve, pikiranku melayang melihatnya bergaya dengan gagahnya sampai-sampai aku tidak sadar kalau bola yang ia pukul mendarat persis di pelipisku. Emm..”
Jefri menatapku dengan agak bingung, “Kenapa Alex? hhm..” Keringatku bercucuran tanda panik, lagipula tempat ini begitu sempit sehingga phobiaku kambuh, kalau begini terus aku bisa pingsan. Mobilnya adalah Altis berwarna hitam, orang ini sudah pasti orang kaya. Sial.. “Oh, begitu ya. kak.. Saya keturunan etnis oriental tapi bercampur dengan orang bugis, jadinya bagaimana?




















