Kucium bibirnya sambil tanganku mengelus-elus pundaknya. Kapan nih kesini lagi” suara merdu terdengar diseberang sana.“Oh iya. Bokep Mom Hari itu aku ditemani Pak Erwan, manajer IT perusahaanku dan Lia, sekretarisku. Kamipun bercerita basa-basi ngalor ngidul sambil menikmati hidangan yang disediakan. Diapun menelan spermaku itu, walaupun sebagian menetes mengenai kalung berliannya. Sekilas mengingatkan aku pada bintang film panas di jaman tahun 80-an.. Dengan matanya dia mengajakku untuk mengikuti dia.“Pak, habis ini pulang aja yuk” kata Santi berbisik perlahan setelah keluar dari ruang makan.“Kenapa?” tanyaku.“Habisnya Santi nggak nafsu lihat Pak Harry itu. Seorang di atas yang lainnya di bawah. Pak Robert jahat..” kata Santi merengut manja.“Besok khan masih ada sayang” hiburku.“Tapi janji besok datang ya..”




















