Sejenak kemudian, anak itu aku ajak berbincang-bincang. Akhirnya setelah beberapa saat, aku mengingatkannya agar segera pulang. Bokeb Bagian tubuhku yang tidak terutup oleh bra dan celana dalam yang kupakai, langsung menyentuh lembutnya sprei tempat tidurku. Sambil tersenyum aku melepaskan kait braku. Aku sendiri agak heran juga, bagaimana kalau teman-temannya mengetahui dia pakai bra di balik seragamnya, tetapi sepertinya dia bisa menyiasatinya.Aku sangat senang kalau ternyata anak itu betul-betul mengagumiku, apalagi dia mau memakai pakaian dalamku. Tante betul-betul cantik”
Aku tersenyum saja. Aku tambah nakal, lalu bertanya,
“Mau Tante telanjang sekalian?”Dia mengangguk pula. “Ngak sebagus punya Tante”
“Lho, pernah ngintip Mamanya ya..,” godaku. Anak ini memperhatikanku.




















