Namun semua itu bagiku adalah cerminan ketidak percayaan padaku, mungkin mereka mengira kalau aku akan pergi menerima tamu lainnya selama Pak Usman tak ada. Aku ingin memberinya kejutan saat beliau masuk ke kamar ini. Bokep Beliau membalas dengan sedotan kuat pada putingku bergantian. Kubuka kakiku lebih lebar, aku ingin menikmati bagaimana kepala Pak Menteri yang terhormat berada di selangkanganku, moment itulah yang paling aku sukai kalau melayani pejabat tinggi.Pak Usman dengan rakus melahap kedua buah dadaku, disedot dengan kuatnya, aku menggelinjang geli. “Pak kita di lobby, kalau ada apa apa just call me” katanya pada Pak Usman lalu mereka meninggalkanku berdua.Aku maklum, sebagai seorang Menteri tentu acaranya sangat padat tapi masih sempat










