Seusai kesadaranku berangsur pulih tanganku segera beraksi dengan membuka BHnya dan mengusap-usap punggungnya. “Ya ampun Tok, kamu baru bangun!”, teriak Iswani. Bokep Mom Tok, mmh..”. Tertidur pulas selama beberapa jam akhirnya aku terbangun oleh suara ketukan pintu. “Melamun apa Tok”, tanya Iswani. Berusaha menyembunyikan pikiranku kujawab seadanya, “Ah nggak melamun kok, cuma membayangkan rasanya dicubit hantu seperti yang Mbak tadi bilang”. Kemudia aku mengambil semua berkas dan catatan tentang pekerjaanku dari dalam tas dan meletakkannya diatas meja. Seusai kesadaranku berangsur pulih tanganku segera beraksi dengan membuka BHnya dan mengusap-usap punggungnya. Kucoba berputar-putar di sekitar teras.




















