Aku bertemu kembali dengannya tapi bukan di kampus seperti saat itu. “Baiklah, asal nanti pulangnya Adietya yang nganterin!” tegas papanya. Bokep “Ananda masih pingin ngobrol dengan Adiet nih bolehkan?” rajuknya manja. “Oh.. “Diet kenapa diam?” tanya Ananda membuyarkan lamunanku. “Ananda masih pingin ngobrol dengan Adiet nih bolehkan?” rajuknya manja. Di tengah asyiknya aku menikmati makanan, tiba-tiba telah berdiri temanku yang bernama Dina dan seorang yang telah membuatku terpaku sebelumnya. Penampilannya cukup membuatku terpesona, dengan tank top warna merah di padu dengan blue jeans skirt setinggi lutut menjadikan dia juga patut untuk menjadi pusat perhatian semua cowok yang ada di cafetaria. Ananda datang bersama kedua orang tuanya untuk menikmati makam malam di salah




















