Aku membeli makanan, kondom, dan minuman suplemen. Tangannya mengocok pelan kontolku. Bokep China “bener kamu juga pernah ML? Kami pun mulai fokus mengerjakan tugas kami, aku mencoba mengumpulkan data dan merangkai kata, kemudian Vina mengetiknya di komputer. Entah kenapa, kata-kata yang keluar berikutnya dari mulutku juga tanpa berpikir panjang ” atau kamu justru mau aku liat dan bantu kamu?” dia memandangku dengan tatapan marah, kembali ia berusaha melepaskan pegangn tanganku sambil setengah berteriak ” kamu anggap aku cewek apa?” sadar kesalahanku, aku berusaha menenangkannya. Tapi aku takut ML. Matanya kembali menatap monitor komputer, tak lama kemudian terdengar nafasnya mulai memburu, matanya sayu menatap komputer, lantas melirikku. “trus enaknya mau ketemu dimana donk?” tanyaku










