Enak. “liat-liat keluar barangkali ada orang”
Setelah mengatakan itu, mba irma lebih nekat. Bokep Tante Kami pun ngobrol tentang macem-macem,
“retno sebentar lagi mau nikah, kamu sendiri kapan dro” Tanya mba irma. Mulutnya langsung turun ke bawah. Mba irma tidak keluar dari ruang depan rumahku. Ternyata dia pintar bercanda. Jam setengah dua siang aku baru habis makan di warung nasi depan. Wajahku entah mau di taruh dimana lagi di godaan mba irma. Kini dia malah tidur telentang di tikar menghadap tv dengan tergeletak disana. Aku sendiri gak pergi kemana-mana. Mba indah di muka pintu rumahku, sementara aku lebih masuk kedalam.




















