Dia berulangkali menggerakkan tubuhnya, seolah menikmati betul elusan tanganku di pahanya. Aku meresapi setiap jengkal usapan tanganku di dadanya. Bokep Akhirnya dia turun tangan. Kali ini pelan-pelan. Selagi dia membuka BHnya, pelahan aku menarik ritsleting celanaku ke bawah. Dia mendesis. Aku sengaja mencari tempat duduk persis di bawah AC. Naik turun. Ada secarik kertas kecil di bekas tempat duduk ibu tadi. Kemudian melihat suaminya yang tersenyum mengangguk kepadaku di seberang kursi kami, menggendong anak yang kira-kira berusia 5 tahun.“Aduh, bu, maaf, bukannya saya tidak mau, cuman memang saya sengaja memilih tempat di bawah AC ini bu. Matanya juga terpejam ternyata.Tiba-tiba ibu itu menggeser sedikit tubuhnya. Kendaraan mulai menderu, bertambah cepat.




















