Bedanya, mereka bukan lagi mengagumi ketampananku, melainkan sedang menertawakanku.“Aduh, telingaku sakit, Nit.” protesku sambil berusaha melepaskan tangannya yang masih saja menjewerku.“Biarin, biar sekalian telinganya copot!” sahut Nita tanpa mempedulikan rintihan dan ringisanku.Emmmm…. Emang kenapa?”“Hari sabtu kan ada konsernya Ari Lasso.”“Oh ya?” potongku dengan penuh antusias. Bokep Live Kenapa Nita bisa disitu?DEGH!!!“Itu beneran Nita yang sedang berdiri di depan pintu kamar mandiku yang terbuka, sedang melihat kearahku yang sedang…. Hiks… Hiks…! Bedanya, mereka bukan lagi mengagumi ketampananku, melainkan sedang menertawakanku.“Aduh, telingaku sakit, Nit.” protesku sambil berusaha melepaskan tangannya yang masih saja menjewerku.“Biarin, biar sekalian telinganya copot!” sahut Nita tanpa mempedulikan rintihan dan ringisanku.Emmmm….




















