Setelah dia menutup pintu rumah dan menguncinya dgn aman, dia serbu aku. Aneh jg rasanya. Bokeb Aku lemas,” kataku berbisik dan merengangkan pelukan di tanganku. Untung aku mampu mengatasinya selama 11 tahun. Tiba-tiba anakku menghubungiku via HP-nya dan mengatakan dia mungkin pulang malam dan diantarkan oleh mobil kantor. GIlakah aku? Kenapa pula aku selalu menanti derit ranjang mereka di kamar sebelah. Haruskah…Aku masih mendengar suara sepeda motor Wildan. “Hehehehehe… sudah kuduga, Mama pasti membutuhkan aku. Dari sisi agama mungkin tdk. Pentil tetekku, tergesek-gesek di atas dadanya dan aku menjuiklati lehernya. Terus terang aku tdk konsentrasi. Okee aku segera tiba. Langsung dia mendorong gerbang dan membukanya lalu masuk ke rumah.“Lho..




















