Siang itu sebelum Kevin meninggalkan restoran kami sempat bertukar nomer handphone, agar nanti sepulang kerja dia dapat menghubungiku. Banyak sekali seperma kamu, hangat rasanya sayang… Ahhhhhh…, ” jawabku menikmati semburan lahar panas kevin. Bokep Jilbab/Hijab “ Iya sayang… Ouhhhhhhh…. Pada akhirnya selang 2 bulan kami-pun menikah dengan perutku yang sudah terisi oleh buah cinta kami. Nah benarkan apa kataku tadi para pembaca, Kevin mengajak aku jalan lagi pasti ujung-ujungya dia bakal minta sesuatu dari aku,haha. Sembari Kevin makan dia sering sekali melihat kearah buah dadaku, aku semakin yakin kalau Kevin suka padaku. “ Iya Rhin aku serius, ” ucapnya dengan wajah serius.




















