Kulirik bayangan di kaca lemari. Ia mengeluarkan dua kaleng minuman ringan dari mini bar. Bokep HD Kucoba untuk memejamkan mata, tetapi tidak bisa. Lebih aman,” kataku menyarankan. Di Jakarta tidak ada tempat untuk gengsi.“Saya dari Balikpapan kepingin makan gudeg setelah sampai di Jawa,” katanya. “Atau lagi mikirin yang lainnya kali,” kataku menggodanya. Eh.. Kami masing-masing masuk ke kamar dan berjanji untuk makan di bawah setelah mandi dan merapikan diri. Hmm.. Della menghindari ciumanku, tapi aku tidak menyerah. Tabat Barito ya!” pujiku.Ia tersenyum saja dan menggayut di lenganku, “Kok tahu aja sih..”. Nikmat sekali.. Dia mengganjal kepalanya dengan bantal dan memperhatikanku.




















