Sunyi menyiksaku. Jansen dan para klien. Bokep Family Ia tertawa saja. jawabnya pelan.Kujentik bibirnya. Aku mandi dulu.Hilang sudah Anita yang hangat dan merajuk manja. Seperti biasa ia menatapku terangterangan. Busyet! Saat telunjuknya menyentuh bibir bawahku, kutangkap tangannya dan kugigit telunjuknya. Si Tanti melirik sekilas padaku, angkuh. tanyaku. sindirnya sambil tersenyum.Darahku mulai berdesir.Apa coba yang aku pikir? selidikku. Nggak kayak kamu, katanya. Tidak cantik amat, tapi.. Sembarangan ia mencoba membuka hemku, dua biji kancing lepas saat tak sabar ia menariknya. Sip! Selesai makan siang, kami yang mayoritas lakilaki merokok, kecuali Endah, frontofficer merangkap sekretaris dan Bu Sintha, kepala divisi marketing, serta Ratri bagian rumah tangga merangkap perpustakaan.




















