“Silahkan duduk Den.”
Aku duduk di ruang tamu. Bokep Hot Tidak juga. HRC hampir tutup. Sangat berbeda dengan ketika kukenal ia 2 tahun yang lalu. Sampai-sampai sempat aku berpacaran dengan 2 wanita lain sekaligus ketika aku berpacaran dengannya. Entah apa kurangnya gadis cantik ini hingga aku menyia-nyiakannya. Dulu waktu kami masih pacaran hampir selusin kali kami bubar dan balik lagi. Yang ada di otakku adalah bagaimana caranya membujuk Felly untuk mau menemaniku di tempat tidur nanti malam. Segar. Tidak juga. Tinggi 168 cm, berat proporsional dan sebuah fitnes center dengan rajinnya memahat tubuhnya beberapa kali dalam seminggu.Setelah sampai di dekatku, aku memutar kursiku hingga menghadap ke samping.




















