aku kembali menutup mataku.Perjalanan ini sesungguhnya bakal menyenangkan, kalau tidak harus mendengar rengekan anak 5 tahun yang sepertinya tidak pernah diam itu. Kulihat tebaran warna hijau ditimpali air hujan yang begitu deras di sebelah kiri jalan tol. Bokep Live Tubuhnya menegang. Dan sangat empuk. Tanganku berubah posisi, mengelus pahanya yang tertutup kain jeans. Tapi kepepet sih, harus cari upa (”cari nasi”) di Jakarta.Tak lama kemudian bis itu datang juga. Meremas pangkal dadanya. Apabila dililhat dari jauh, seperti orang yang tangannya kedinginan karena AC. Biar bisa tidur lelap. Sangat gemetar. Manis juga. Kepotong deh. Tinggal jalan kaki ke Pondok Indah Mall. Masih terjebak di Cawang.




















