Aku mempersiapkan kakiku untuk menendang saat lakilaki yang membawa pisau itu akan menyerang. Bokeb Bosku bilang aku masih terikat hutang. Di bawah guyuran air yang jatuh membasahinya, aku lihat wajahnya begitu berseriseri. Dikocokkocok dan diremasremas lagi. Selangkangan kami bersatu erat. Sepintas mataku melihat wanita yang ikut denganku terbaring di ranjang.Telentang dengan kaki yang terjuntai ke ranjang. Lidahku gesekgesek lebih cepat sambil kutekantekan lebih dalam. Ternyata wanita itu pingsan. Lalu tanganku kuletakkan di sela kakinya untuk menahan kangkangannya semakin lebar. Setelah selesai, aku rapikan lagi pakaianny dan kemudian aku bergegas ke kamar mandi. Sambil menahan tubuhku dengan siku lenganku, aku baringkan kepalaku di dada Ratih.




















