Dan tentu, ketika pulang benak ini penuh dengan jumput-jumput harapan untuk menemukan baiti jannati di rumahku. Namun apa yang terjadi? Bokep Lalu segera kuambil sandal jepit kumal yang tertindih sepatu indah itu. Jangankan untuk kerja, jalan saja susah. Selera makanku mendadak punah. Lagi-lagi sesal menyerbu hatiku. Kulihat dua ukhti berjalan melintas sambil menggendong bocah mungil yang berjilbab indah dan cerah, secerah warna baju dan jilbab umminya. Entah kenapa hati ini tiba-tiba saja menjadi rindu padanya. Ucap isteriku kalem.“Iya. Sampai-sampai kemana-mana ia pergi harus bersandal jepit kumal. Pakaian bersih yang belum disetrika menggunung di sana sini. Dan tentu, ketika pulang benak ini penuh dengan jumput-jumput harapan untuk menemukan baiti jannati di rumahku.




















