ITU-nya.” Rasanya Daissy mulai mengerti. Dilakukannya semua yang diminta Bambang, malahan juga apa yang tidak terucapkan olehnya. Bokep Mama Semua yang tadi kuajarkan padanya mulai dilakukannya. Dia tidak lagi merasa malu. Erick memberi Daissy nomor telepon Emir. Lalu seperti dulu dikulumnya ujung kepala kejantanan Erick. Keinginan mengamankan foto-foto itu, pengaruh dari melihat adegan pada foto-foto tersebut, dan sisa perasaan Daissy terhadap Erick akhirnya mendorongnya untuk membalas ciuman Erick. Setelah saling bertukar informasi, tiba-tiba Erick bertanya, Katanya sebentar lagi mau kawin ya?” Jawab Daissy singkat, “Iya,” lalu sambungnya lagi, “Ini aku baru aja luluran, dalam rangka itu juga.” Setelah itu Daissy bertanya, “Kenapa memangnya?” Setelah terdiam sejenak Erick melanjutkan, “Kamu masih ingat nggak kejadian




















