Lalu dia terdiam sambil menatapku yang juga terdiam, walaupun sebenarnya aku sedang terpana. Aku jawab, “Yaa.., nggak aku sia-sia’in”. Bokep Mama Dia tanya lagi sambil bercanda, “Kalo aku kasih kesempatan gimana?”. “uugghh..”, sedang aku sedikit berteriak, “aahh”. “Oke.., kita cari losmen sekarang.., gimana?”, tantangku gantian. Beberapa saat dia arahkan tangan kanannya ke pundak kirinya, digesernya tali BH-nya jatuh ke lengan. Akhirnya sejak itu aku dan Gita resmi pacaran.,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Gita terus memandangiku. Selangkangannya mencari-cari posisi, walau aku tahu pasti yang dia cari adalah punyaku. Akupun tidak mau kalah, kutarik perlahan-lahan celana dalamnya sedikit demi sedikit, ternyata Gita sudah tidak sabar lalu dia tarik sendiri celana dalamnya dan melemparnya ke belakang, belum sempat celana dalamnya




















