Mereka adalah beberapa orang dari rekan-rekan kerjanya dan Dayu memperkenalkanku. Bokeb Dayu masuk ke kamar mandi untuk berganti pakaian dan kemudian keluar dengan sebuah handuk membalut tubuhnya. Seiring jalannya pertandingan, suasana semakin bertambah panas, kata-kata jorokdan ejekan penuh sendau gurau terus bersahutan.Sekarang tibalah saatnya bagi isteriku untuk serve. Beberapa saat berikutnya kembali tangan Dayu masuk ke dalam air. Kupikir guncangan tersebut disebabkan oleh buruknya kondisi jalan, namun saat mobil berhenti dilampu merah, kuperhatikan tubuh Dayu tetap bergerak naik turun. Para wanitanya juga tak ada yang mengecewakan. “Kamu sendiri, bisa bersenang-senang?”
“Oh, ya,” dia tersenyum manja.




















