Buatku yang hidup di lapangan yang sama, bertualang dengan pramugari hanya akan mengurangi naluri jelajahku…
Nah kisahku kali ini bukan pengalaman me”reyen” para pramugari itu, karena peristiwa di Tarakan ini cukup unik, makanya sekarang terpampang di sini…. Bokep STW “SRUT…!!!! Begitulah. (beberapa office boy malah sudah hapal dengan pilot-pilot yang selalu menanyakan foto ‘artis’ baru di hotel itu…heh…heh…biasaqa…) Dan sementara ketiga “rekan’ kerjaku sudah menuju kamar masing-masing aku kembali ke mobil sebentar mengambil tasku yang tertinggal. Jam enam kurang satu menit, masih dengan tubuh basah aku keluar dari kamar mandi karena telepon berbunyi. tangan kiriku masih menopang pantatnya, tangan kananku dengan cepat dan sedikit kasar merangsek bawuknya (baca: memek) sekarang matanya malah melotot…sekali kali




















