Sarapan dan tukang palak darah pun datang, dan sekarang saatnya mandi. Mia tersenyum dan berkata“Arthur, saya enggak berani melakukannya disini, takut supervisor saya lewat” “Sebentar saja, enggak ketahuan kok asalkan kita tidak berisik” ujar saya. Bokep Montok “Kalau saya sehat, saya tidak ada disini, suster” jawab saya sambil tertawa. Mia tetap melanjutkan membasuh paha dan kaki walaupun sekali-sekali saya menangkap matanya melirik kearah kontol saya.“Mau dibersihkan selangkangannya?” tanya Mia. Mia tersenyum dan membiarkan tangan saya memegang lengannya. Ingin rasanya menciumnya. Sesekali saya membuka mata, saya perhatikan si suster bernama Mia (bukan nama asli). Sejam kemudian, dokter memberitahukan hasil lab yang menyatakan trombosit darah saya jauh dibawah normal.




















