Kamu mau kan?” kata Pak Ilham membujuk.Jengkel karena dituduh mau mencuri, aku diam tetapi tidak mengiyakan.Hanya kupandangi wajah Pak Ilham yg kembali berkeringat dengan sinis. Bokep Tangannya hanya mengelus-elus sesaat lalu dilepaskannya kembali. Setelah kutemukan lubang cukup besar yg memungkinkan mengintip ke dlm, aku langsung mengintipnya.Dugaanku tidak meleset. Kita tidak boleh seperti ini. Saat itu aku baru sadar bahwa Bu Lastri hendak kamar mandi karena ia membawa pula handuk. Itilnya bener-bener gede. Maka kupakai beberapa batang bambu untuk panjatan naik ke atas tembok. Dan aku yakin sepeda itu miliknya setelah melihat adanya aksesoris bel berbentuk bulatan besar yg terpasang di stangnya.




















