Dia menyibukkan dirinya dengan bacaan dan tulis menulis.Sungguh suatu kamuflase yg hebat.Pada keesokan harinya, hanya 10 menit sesudah suamiku turun ke lantai 2 utk mengikuti penataran di hari ke dua, dr. Bokep Sementara aku tetap gelisah, terganggu pikiran dan bayang-bayang Alan.Besoknya, secepat suamiku pergi ke penataran aku sudah tak sabar menunggu pintu. Tak lagi aku sempat memandangnya.Lelaki ini sudah langsung menerkam kembali bibirku. Aku mengangguk setuju. Dia menyadari betapa pandangan heranku,“Maaf, Ana, aku jadi kasar, aku nggak mampu menahan nafsuku.. Khayalanku menjadi melambung jauh setiap melihat Ana. Aku masih mengingat-ingat apa yg telah terjadi. Mataku tak lagi nampak hitamnya. Saat aku kembali berteriak sakit, dia membisikkan ketelingaku.“Kamu mesti santai, kendorkan saraf-sarafmu, jangan




















